BENAR atau NGGAK?
Kategori: Mitos Indonesia
Sumber: dari berbagai sumber
Hamil?? Perhatikan saran2 ini!! (Bagian 2)
January 31, 2009, 10:39 pm
12. Tabu jika sudah menyiapkan perlengkapan bayi sebelum bayi lahir.

13. Jika ibu hamil senang bersolek maka bayinya yang bakal lahir, berjenis kelamin perempuan.

14. Jika bentuk perut ibu selama hamil meruncing, ia akan melahirkan bayi lelaki. Sementara jika bundar, yang akan lahir bayiperempuan. Ah, yang ini sih cuma kata nenek saja.

15. Saat hamil jangan mengangkat jemuran dan jangan melakukan gerakan mengangkat. Konon jika ini dilakukan, tali pusatnya akan membelit di leher bayi.

16. Ibu hamil tak boleh makan dengan piring yang besar agar anaknya tak besar.

17. Tak boleh makan menggunakan sendok besar, agar bibir si bayi mungil.

18. Jangan makan ikan mentah agar bayinya tak bau amis

19. Jangan makan buah stroberi, karena mengakibatkan bercak-bercak pada kulit bayi.

20. Biar bayi cerdas dan persalinan lancar, sering-seringlah berhubungan intim selagi hamil.

21. Ibu hamil dilarang makan makanan pedas, asam dan asin.

22. Jangan makan pisang, nanas dan mentimun!

23. Rajin makan kunyit biar rahim cepat kering.

Tidak Benar
12. Tabu jika sudah menyiapkan perlengkapan bayi sebelum bayi lahir. Fakta: Alangkah repotnya jika semua perlengkapan baru dibeli saat si kecil sudah lahir. Yang pasti, jangan terlalu boros dulu. Jadi, yang disiapkan hanya hal-hal yang benar-benar diperlukan dalam jumlah secukupnya
13. Jika ibu hamil senang bersolek maka bayinya yang bakal lahir, berjenis kelamin perempuan. Fakta: Bersolek tak ada hubungan sediktpun dengan berjenis kelamin. Memang, bawaan ibu hamil berbeda-beda. Ada yang lebih suka berdandan agar terkesan rapi. Ada yang malas bersolek karena perut gendutnya sudah cukup membuatnya repot dan kegerahan. Yang jelas, laki-laki atau perempuan ditentukan oleh sperma ayah. Jika kromosom X dari sperma ayah bertemu dengan kromosom X dari sel telur ibu, maka bayinya dipastikan perempuan. Tapi jika kromosom Y dari sperma ayah bertemu dengan kromosom X dari sel telur, maka bayinya laki-laki.
14. Jika bentuk perut ibu selama hamil meruncing, ia akan melahirkan bayi lelaki. Sementara jika bundar, yang akan lahir bayi perempuan. Fakta: Pada kehamilan pertama, perut cenderung membulat di atas. "Karena otot-otot dinding perut masih kuat sehingga mampu menyangga rahim," papar dr. Judi. Sedang pada kehamilan berikutnya yang bertambah besar dan berat cenderung turun ke bawah. Ini disebabkan otot-otot dinding perut sudah mulai kendor dan tak terlalu baik menyangganya.
Bisa juga disebabkan posisi bayi. "Jika melintang, bisa dipastikan perut ibu melebar ke samping," kata dr. Judi. Begitu pun jumlah cairan ketuban. Jika jumlahnya banyak, perut pun kelihatan lebih besar.
15. Saat hamil jangan mengangkat jemuran dan jangan melakukan gerakan mengangkat. Konon jika ini dilakukan, tali pusatnya akan membelit di leher bayi. Fakta: Yang benar, mengangkat barang-barang berat tentu saja tak dianjurkan bagi ibu hamil. Dikhawatirkan jika ia terlalu lelah, akan mempengaruhi janin dalam perutnya. Tapi bukan sampai tali pusatnya akan membelit di leher bayi!
16. Ibu hamil tak boleh makan dengan piring yang besar agar anaknya tak besar. Fakta: Tentu saja ini sangat menggelikan. Mungkin saja jika makan dengan piring besar membuat ibu lupa pada porsi makannya sehingga akhirnya ia makan berlebihan dan sakit perut. Cara makan yang baik bagi ibu hamil adalah sedikit-sedikit tapi sering serta mengandung makanan 4 sehat 5 sempurna.
17. Tak boleh makan menggunakan sendok besar, agar bibir si bayi mungil. Fakta: Mungil atau tidaknya bibir, juga bentuk mata, alis, hidung, bentuk wajah, rambut, dan sebagainya, akan mengikuti ayah atau ibunya bukan ukuran alat sendok yang dipakai untuk makan!
18. Jangan makan ikan mentah agar bayinya tak bau amis. Fakta: Bayi yang baru saja dilahirkan dan belum dibersihkan memang sedikit berbau amis darah. Tapi ini bukan lantaran ikan yang dikonsumsi ibu hamil, melainkan karena aroma (bau) cairan ketuban. Yang terbaik, tentu saja makan ikan matang. Karena kebersihannya jelas terjaga ketimbang ikan mentah. Mitos ini juga menyesatkan karena makanan yang kaya akan protein hewani ini justru sangat dibutuhkan masa nifas. Selain meningkatkan daya tahan secara keseluruhan juga membantu mempercepat penyembuhan luka-luka persalinan.
19. Jangan makan buah stroberi, karena mengakibatkan bercak-bercak pada kulit bayi. Fakta: Tak ada kaitan bercak pada kulit bayi dengan buah stroberi. Yang perlu diingat, jangan makan stroberi terlalu banyak, karena bisa sakit perut.
20. Biar bayi cerdas dan persalinan lancar, sering-seringlah berhubungan intim selagi hamil. Fakta: Anggapan bahwa sperma mengandung zat penyubur sehingga bayi yang terkena semburannya bisa tumbuh subur dan cerdas jelas menyesatkan. Pasalnya, kesehatan janin selama berada dalam rahim ibunya sama sekali tidak ada kaitannya dengan jumlah sperma dan frekuensi hubungan intim. Yang benar, sehat dan cerdasnya seorang anak bukan dipengaruhi oleh kualitas sperma suami, melainkan faktor genetik kedua orangtuanya. Dan kecuali ada pasangan yang memiliki penyulit kehamilan, seperti riwayat keguguran, plasenta previa (ari-ari menutup jalan lahir) dan sebagainya, hubungan intim dianatara suami dan istri hamil adalah sesuatu yang sehat dan wajar dinikmati!!
21. Ibu hamil dilarang makan makanan pedas, asam dan asin. Fakta : semua ibu hamil berbeda dan yang penting Konsultasi dengan doktor sebelum berhenti makan sejenis makanan apapun!
22. Jangan makan pisang, nanas dan mentimun! Fakta: Mitos ini begitu dipercaya sebagian masyarakat di tanah Jawa karena disinyalir mengakibatkan keputihan. Bahkan nanas diyakini bisa menyebabkan keguguran. Padahal ini jelas sangat keliru. Konsumsi pisang, nanas, dan mentimun justru disarankan karena kaya akan vitamin C dan serat yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, disamping melancarkan proses pembuangan sisa-sisa pencernaan. Sementara itu, tidak semua keputihan bersifat membahayakan. Sebab, ada beberapa kondisi wajar dan normal saat seorang wanita mengalami keputihan,yakni saat hamil maupun beberapa waktu sehabis melahirkan. Lain hal jika keputihan tersebut sudah tercemar oleh bakteri, jamur dan virus yang biasanya ditandai dengan keluhan gatal luar biasa, bau tak sedap menyengat, dan warna yang sudah mengarah kekuningan, kehijauan atau kecokelatan.
23. Rajin makan kunyit biar rahim cepat kering. Fakta: Hingga saat ini belum ada penelitian tentang manfaat kunyit bagi pemulihan kondisi rahim seusai melahirkan. Bahkan, berdasarkan pengalaman medis, justru ada beberapa dampak negatif kalau ibu mengonsumsi banyak kunyit, umumnya bayi jadi kuning. Toh, rahim akan pulih dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Kalaupun dianggap perlu, dokter akan meresepkan obat-obatan tertentu agar luka-luka persalinan segera kering/sembuh dan rahim cepat pulih seperti sedia kala.

|